Kaya Dengan Ad Duha

January 10, 2019 | Author: alitomtom | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

kaya dengan surat adduha ya...

Description

SYARAT UNTUK MENJADI ORANG KAYA HARTA ITU SESUNGGUHNYA IALAH  – PERTAMA  – PERTAMA DIA HARUS MENDAPAT PETUNJUK / IDE… PETUNJUK ATAU IDE YANG PALING TEPAT IALAH PETUNJUK DARI ALLAH SUBHANA WATA’ALA, PETUNJUK ADALAH HAL YANG SANGAT DI PERLUKAN BAGI SETIAP MANUSIA YANG BERTEKAD KAYA RAYA.. SEBAB TAMPA PETUNJUK MAKA MANUSIA ITU TIDAK AKAN MEMILIKI PELUANG MENGHASILKAN UANG, DAN JIKA BANYAK PUN UANG TAMPA MENDAPAT PETUNJUK MAKA DALAM SATU MINGGU UANG SETUMPUK GUNUNG PUN AKAN HABIS TAMPA BISA MENGENDALIKANNYA.  –  YANG  YANG KEDUA UNTUK MENJADI ORANG KAYA HARTA, HARUS SELALU TERHUBUNG DENGAN JANJI TUHANNYA, MAKSUDNYA PERCAYA ATAU TIDAK YANG MENENTUKAN MANUSIA ITU MENDAPAT BAGIAN LEBIH ATAU KURANG DALAM HARTA SATU SATUNYA PASTI TUHANNYA MASING MASING… ! SETELAH DUA SYARAT ITU TERPENUHI MAKA SILAHKAN DI MULAI MENGAMALKAN ILMU KEKAYAAN SURAT AD DHUHA SEPERTI BERIKUT.  –  BACALAH  BACALAH SURAT AD DHUHA DENGAN TATA CARA SEPERTI BERIKUT.  –  ASSALLAMMUALAIKUM  ASSALLAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKTUH RASULALLAH MUHAMMAD SALLALLAHU ALAIHI WASALLAM, SAY”UL LAHUMUL ALFATIHA…baca ALFATIHA…baca alfatiha satu kali  –  ASSALLAMMUALAIKUM  ASSALLAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH MALAIKAT JIBRIL, SAY”UL LAHUMUL ALFATIHA… baca alfatiha satu kali  –  ASSALLAMMUALAIKUM  ASSALLAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKTUH MALAIKAT MIKAIL, SAY”UL LAHUMUL ALFATIHA…baca surat alfatiha satu k ali ali  –  ASSALLAMMUALAIKUM  ASSALLAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH MALAIKAT DHUHAR, SAY’UL LAHUMUL ALFATIHA… baca surat alfatiha satu kali  –  ASSALLAMMUALAIKUM  ASSALLAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH MALAIKAT YATIM KAKI KANAN, SAY”UL LAHUMUL ALFATIHA… baca surat alfatiha satu kali  –  ASSALLAMMUALAIKUM  ASSALLAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH MALAIKAT PIATU KAKI KIRI SAY”UL LAHUMUL ALFATIHA… baca surat alfatiha satu kali. Lalu sambung dengan BISMILLAHIRRAHMAA NIRRAHIM SYAHADAT 1X

SURAT AD DHUHA 7X ( sebelum mengamalkan surat ad dhuha, wajib di pahami artinya, kelak pembaca akan jelas bahwa di dalam surat ini lah ALLAH berjanji akan memberikan  petunjuk jika pembaca dalam kebingungan, dan akan memberikan kecuk upan jika pembaca dalam kekuarangan.. tak lupa janji ALLAH akan melindungi jika pembaca dalam keadaan lemah tidak punya pelindung / yatim… itu janji ALLAH lho bukan janji penulis atau pun nara sumber  jadi kalau kagak percaya juga sama janji ALLAH silahkan cari janji tuhan yang lain..!). Setiap selesai membaca satu kali surat ad dhuha.. kedua telapak kaki bagian bawah pembaca satu kan sambil di gosok kan satu kali. dan setiap hendak tidur bacalah surat ad dhuha satu kali lalu satukan kedua telapak kaki bagian bawah pembaca, begitu juga setelah bangun tidur. Ingat… ini hanyalah amalan sunnah jadi jangan di balik balik menjadi amalan wajib, agar yang wajib tetap duduk pada yang wajib dan sunnah tetap duduk pada yang sunnah maka pengamal ilmu penarik kekayaan ini harus menjalankan sholat lima waktu..! Silahkan para pembaca yang setuju dengan amalan seperti ini langsung saja di amalkan, tidak ada ijazah apalagi syarat syarat lainnya sebab sesungguhnya ilmu ALLAH itu dapat di amalkan oleh siapa saja tampa harus meminta ijin kepada manusia, lha wong punya nya ALLAH kok di akui punya nya manusia.. doa kami selalu menyertai pembaca di mana pun berada.. Aamiin ALLAH humma aamiin.

Setelah menerima berbagai petunjuk dari Pak Ahmad, selanjutnya saya melakukan riyadhoh (tirakat) untu menebus ilmu tersebut. Saya disuruh melakukan mutih, yaitu hanya makan nasi putih dan air putih saja, tetapi tidak puasa, maksudnya saya boleh sarapan, makan siang ataupun makan malam namun hanya dengan nasi putih dan air putih. Waktu yang ditentukan adalah 40 hari, dinulai hari jum’at. Setiap malam dalam masa tirakat, saya wajib membaca Surat Ad-Dhuha sebanyak 40 kali, setelah itu dengan membaca amalan dibawah ini juga 40 kali, amalannya adalah sebagai berukut:

“Allahumma Ya Ghoni, Ya Mughni Aghnini Bihalalika An Haromika Ghinan, La Akhofu Minhu Fakron Wahdini Faini Dollun Wa Alimni

Fainni Jahilun”.

Setelah mengamalkan Surat Ad-Dhuha dan amalan diatas setelah hari ke 40 kemudian dianjurkan tidur yang diatas mata ditutup dengan daun sirih temurose (daun sirih yang bersambung urat). Hari demi hari tirakat tersebut aku lalui sambil terus sekolah. Kadang masuk sekolah kadang juga mbolos karena tidak kuat menahan kantuk. Masalahnya, mutih yang harus aku jalani berawal dari makan satu piring sampai hanya makan beberapa suap nasi karena eneg (mual). Sebab semakin lama nasi tersebut seperti bau basi. Dan kemudian aku hanya mampu makan nasi yang baru saya angkat dari panci saja sambil saya baui (menghisap) uapnya, maklum saja saya masak sendiri untuk mengirit biaya sekolah waktu itu. Akhirnya dengan susah payah sampai juga aku menginjak hari yang ke 40. Hari terakhir itu terasa sangat berat karena disamping masih melakukan mutih, juga aku harus membaca wiridan Surat AdDhuha dan amalan yang satunya masing-masing 440 kali. Sehingga hari itu saya harus membaca 880 kali sejak dari maghrib sampai selesai. Dengan hanya diselingi waktu sholat isya’ dan subuh, amalan itu selesai kira-kira pukul 08.00 pagi besok harinya. Demikian tersebut, lelaku yang saya lakukan. Namun demikian dalam masa tirakat tersebut tidak ada kejadian gaib sama sekali. Sampai aku berbuka dengan mulai minum air tajin (air cucian beras yang dimasak), kemudian bubur dan perlahan meningkat ke makanan yang lebih keras dan pedas. Baru pada malam berikutnya setelah sholat isya, yang waktu itu tengah malam, dan ketika saya membaca amalan yang kedua, samarsamar dan makin jelas dating seorang lelaki paruh baya berperawakan sedang berjanggut dan bersorban seperti layaknya pakaian seorang haji atau ustadz. Dia dating menghampiriku seraya mengucapkan salam. “Assalamu’alaikum wahai muridku!”   demikan sapa lelaki itu. Saya menjawabnya setengah bingung. Tiba-tiba aku sadar bahwa ini tengah malam dan saya masih ingat pintu kost saya kunci. Hatiku tercekat dan langsung aku tengkurap karena takut dan agak ngantuk. Tak lama akupun tertidur. Dalam tidurku saku bermimpi didatangi pria itu lagi. Dia bertanya padaku, “Mengapa kamu takut dan tengkurap? Bukankah kamu selalu memanggilku dan berharap bertemu denganku? Kini tak usahlah kamu takut.” 

View more...

Comments

Copyright ©2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF